Partisipasi & Presentasi Makalah Pada 3rd International Conference on Planning in the Era of Uncertainty (ICPEU)

“Green Sustainable Transportation Mode into Manage Natural Resources Infrastructure Plan on Sulawesi Rail Road Project — Case Study: Makassar–Parepare Railway Project”

3/6/20173 min read

Green Sustainable Transportation Mode into Manage Natural Resources Infrastructure Plan on Sulawesi Rail Road Project

3rd International Conference Planning in the Era of Uncertainty — Sustainable Nation

6th Southeast Asia Network Forum (Presented by HAKU, Kyoto University Alumni Association)

Universitas Brawijaya, Malang — 6–7 Maret 2017

Pada 6–7 Maret 2017, Universitas Brawijaya Malang menjadi tuan rumah 3rd International Conference Planning in the Era of Uncertainty (ICPEU) yang mengangkat tema besar Sustainable Nation in the Era of Uncertainty. Konferensi internasional ini menjadi forum akademik penting yang mempertemukan para peneliti, akademisi, profesional, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas isu global terkait pembangunan berkelanjutan, tata kota, infrastruktur, dan kebijakan publik.

Konferensi ini terselenggara bersamaan dengan 6th Southeast Asia Network Forum yang dipresentasikan oleh HAKU (The Association of Kyoto University Alumni), sehingga semakin memperkaya kolaborasi lintas negara dalam isu pembangunan berkelanjutan.

Pembukaan & Keynote Speech

Acara dibuka oleh jajaran pimpinan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya:

  • Dr. Ir. Abdul Wahid Hasyim, MSP – Ketua Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota

  • Dr. Ir. Surjono, MTP – Wakil Dekan Fakultas Teknik

  • Prof. Dr. Ir. Muhammad Bisri, M.S. – Rektor Universitas Brawijaya

Sesi dilanjutkan dengan Keynote Speech dari tokoh-tokoh terkemuka dunia:

  • Prof. Kiyoshi Kobayashi – Engineering, Infrastructure Economics & Management

  • Prof. Hans Westlund – Regional Planning, KTH Royal Institute of Technology, Stockholm, Sweden

Kedua pakar menyampaikan pandangan strategis mengenai tantangan ketidakpastian global dan pentingnya integrasi pengetahuan lintas disiplin untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Partisipasi & Presentasi Makalah

Dalam sesi pemaparan paralel, saya berkesempatan menjadi oral presenter untuk kategori Environment Infrastructure dengan membawa makalah berjudul:

“Green Sustainable Transportation Mode into Manage Natural Resources Infrastructure Plan on Sulawesi Rail Road Project — Case Study: Makassar–Parepare Railway Project”

(Studi Kasus: Proyek Kereta Api Makassar–Parepare, Sulawesi Selatan)

Inti Makalah: Kerangka Transportasi Berkelanjutan untuk Sulawesi

Makalah ini menyoroti pentingnya pengembangan moda transportasi hijau sebagai solusi bersama antara aspek manusia, lingkungan, dan ekonomi. Dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat serta dorongan efisiensi rantai pasok regional, pembangunan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan menjadi agenda besar dunia.

Proyek Kereta Api Makassar–Parepare, sebagai proyek fundamental di Pulau Sulawesi, dianalisis sebagai model pembangunan yang mengintegrasikan:

  • Natural Resource Railway Infrastructure Planning

  • Environmental Sustainable Transportation Mode

  • Green Economic Modelling System

Melalui pendekatan simultan dan integratif, penelitian ini menunjukkan bahwa jaringan rel di Sulawesi dapat menjadi penghubung efisien bagi sumber daya alam—mulai dari pertanian, perikanan, hingga minyak dan gas sekaligus meningkatkan efisiensi tata guna lahan, mengurangi polusi, dan mempercepat konektivitas kawasan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa moda transportasi berbasis rel memberikan alternatif paling berkelanjutan untuk menghubungkan pusat produksi, meminimalkan polusi, meningkatkan efisiensi lahan, dan mendukung koridor ekonomi Sulawesi.

Tentang ICPEU 2017

Konferensi ini mengangkat tema besar “Sustainable Nation in the Era of Uncertainty”, yang mencakup:

  • Studi Perkotaan

  • Lingkungan, Infrastruktur & Sistem Informasi (EIIS)

  • Perencanaan Wilayah & Kebijakan Publik

Makalah yang terdaftar berkesempatan dipublikasikan dalam jurnal internasional terindeks Scopus atau jurnal nasional terakreditasi (Akreditasi: 690/AU2/P2MI-LIPI/07/2015).

Pengalaman Presentasi & Prestasi Makalah

Dalam sesi Parallel Discussion, saya mempresentasikan penelitian pada bidang Environmental Infrastructure, berbagi gagasan mengenai transportasi hijau dan manajemen sumber daya alam dalam proyek perkeretaapian di Sulawesi.

Dari total sekitar 200 makalah yang diterima panitia, karya kami masuk dalam 69 makalah shortlist terbaik, dan dinyatakan layak untuk dipublikasikan pada Jurnal Sosial Ekonomi Infrastruktur Pekerjaan Umum (Terakreditasi Nasional). 

Makalah terpilih masuk daftar publikasi (Socio Economic Infrastructure Journal)

Selain itu, makalah tercatat dalam Prosiding 3rd ICPEU 2017.

Pengalaman & Apresiasi

Saya menyampaikan apresiasi atas profesionalitas panitia ICPEU 2017, serta sambutan hangat dan ramah selama pelaksanaan konferensi. Forum ini memberikan ruang dialog ilmiah yang mempertemukan berbagai perspektif tentang isu ketidakpastian global dan strategi pembangunan berkelanjutan.

Melalui konferensi ini, saya mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan para akademisi dan praktisi internasional, termasuk Prof. Hans Westlund, yang memberikan wawasan mendalam tentang perencanaan regional dan transformasi wilayah.

Penutup

ICPEU 2017 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi akademik dan mendorong penelitian berbasis keberlanjutan, khususnya dalam pengembangan infrastruktur hijau di Indonesia. Harapannya, konsep transportasi berkelanjutan yang diusung melalui proyek kereta Makassar–Parepare dapat menjadi model integratif bagi pembangunan transportasi nasional di masa depan.

black blue and yellow textile